Pangkat Personel Polairud: Mengenal Hierarki di Jajaran Kepolisian Maritim dan Udara

Admin/ Juni 10, 2025/ Polisi

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) adalah salah satu unit vital dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bertanggung jawab atas keamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan dan udara nusantara. Seperti unit kepolisian lainnya, Polairud memiliki sistem kepangkatan yang terstruktur, mengatur hierarki, wewenang, dan tanggung jawab setiap anggotanya. Memahami pangkat personel Polairud adalah kunci untuk mengetahui bagaimana operasi maritim dan udara kepolisian dikoordinasikan dan dilaksanakan.

Struktur pangkat personel Polairud mengikuti sistem kepangkatan umum Polri yang terbagi menjadi tiga golongan besar: Tamtama, Bintara, dan Perwira. Setiap golongan memiliki jenjang pangkat yang berbeda, mencerminkan tingkat pengalaman, pendidikan, dan spesialisasi yang diperlukan untuk tugas-tugas di laut dan udara.

  • Golongan Tamtama adalah jenjang awal dalam personel Polairud. Ini meliputi pangkat seperti Bharada (Bhayangkara Dua), Bharatu (Bhayangkara Satu), dan Bharaka (Bhayangkara Kepala). Personel Tamtama Polairud biasanya bertugas sebagai awak kapal patroli, kru pesawat udara, atau membantu dalam operasi penyelamatan di bawah supervisi. Mereka adalah tulang punggung operasional di lapangan.
  • Golongan Bintara merupakan tingkatan menengah dalam pangkat personel Polairud. Dimulai dari Brigadir Polisi Dua (Bripda) hingga Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu). Bintara Polairud seringkali bertindak sebagai komandan regu kecil di kapal patroli, pilot atau kopilot helikopter, operator peralatan canggih seperti radar, atau menjadi tim pencarian dan penyelamatan (SAR). Mereka memiliki keahlian khusus di bidang navigasi, mesin kapal, atau penerbangan.
  • Golongan Perwira adalah pemegang komando dan manajemen tertinggi di Polairud. Pangkat personel Polairud di golongan ini dimulai dari Inspektur Polisi Dua (Ipda) hingga Jenderal Polisi (Jenderal Pol). Para perwira ini bertanggung jawab atas perencanaan strategis operasi, pengambilan keputusan penting dalam situasi krisis, serta memimpin satuan-satuan Polairud di tingkat daerah (Polda) hingga Mabes Polri. Mereka adalah nakhoda di kapal-kapal besar Polairud atau komandan skuadron udara.

Sebagai contoh, pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Polairud ke-74 di Markas Besar Ditpolairud, Jakarta, pada hari Senin, 1 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, puluhan personel dari berbagai jenjang pangkat menerima penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan perairan dan udara. Prosesi ini menegaskan sistem hierarki dan penghargaan atas pengabdian dalam dinas.

Dengan demikian, pangkat personel Polairud mencerminkan sistem hierarki yang kuat dan profesionalisme tinggi di jajaran kepolisian maritim dan udara. Setiap pangkat memiliki peran dan tanggung jawab unik yang esensial dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta keselamatan di wilayah perairan dan udara Indonesia.

Share this Post