Operasi Lilin 2025: Polres Dago Perketat Pengamanan Wisata & Rumah Ibadah Jelang Nataru
Menjelang akhir tahun, dinamika mobilitas masyarakat di wilayah Bandung Utara, khususnya kawasan Dago, mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sebagai pusat daya tarik pelancong, kawasan ini memerlukan perhatian khusus dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menanggapi hal tersebut, jajaran kepolisian melalui Operasi Lilin 2025 secara resmi memulai langkah-langkah preventif dan represif guna menjamin keselamatan warga. Fokus utama dari kegiatan ini adalah bagaimana Polres Dago mampu memberikan rasa aman melalui strategi yang matang, terutama dalam upaya untuk Perketat Pengamanan pada titik-titik keramaian yang diprediksi akan menjadi pusat aktivitas massa selama periode libur panjang tersebut.
Pelaksanaan Operasi Lilin 2025 di wilayah Dago melibatkan ratusan personel gabungan yang disebar secara strategis. Kawasan Dago yang identik dengan destinasi kuliner dan pemandangan alam menjadi prioritas dalam pemantauan lalu lintas dan potensi gangguan keamanan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk Perketat Pengamanan dengan mendirikan pos-pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di jalur-jalur utama menuju objek Wisata & Rumah Ibadah. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa arus kendaraan tetap mengalir lancar dan para wisatawan dapat menikmati waktu liburan mereka tanpa adanya kekhawatiran terhadap tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum.
Dalam sektor religi, menyambut hari raya Natal, Polres Dago memberikan atensi khusus pada aspek pengamanan gereja-gereja yang tersebar di sepanjang jalur Dago dan sekitarnya. Melalui Operasi Lilin 2025, kepolisian melakukan sterilisasi tempat ibadah sebelum kegiatan misa dimulai. Upaya untuk Perketat Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel bersenjata lengkap serta berkoordinasi dengan pengamanan internal gereja. Sinergi ini bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi umat kristiani dalam menjalankan ibadah mereka secara khidmat. Penjagaan pada Wisata & Rumah Ibadah dilakukan selama 24 jam penuh sebagai bentuk dedikasi Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di momen penting ini.
Selain fokus pada keamanan fisik, Operasi Lilin 2025 juga mencakup pengawasan terhadap protokol keselamatan di tempat-tempat wisata terbuka. Mengingat cuaca di akhir tahun yang cenderung ekstrem, Polres Dago berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata untuk memantau kapasitas pengunjung dan mitigasi bencana alam. Langkah untuk Perketat Pengamanan ini juga mencakup razia knalpot brong dan penindakan tegas terhadap aksi balap liar yang seringkali meresahkan warga Dago di malam hari. Kepolisian ingin memastikan bahwa suasana Wisata & Rumah Ibadah tetap kondusif, nyaman, dan damai bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa gangguan bising maupun tindakan membahayakan lainnya.
