Pembersihan Pungli Parkir Wisata Dago Oleh Polisi

Admin/ Maret 8, 2026/ berita, Polisi

Kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan utara Bandung kini menjadi prioritas utama pihak kepolisian seiring dengan gencarnya aksi pemberantasan Pungli Parkir Wisata di area Dago. Sebagai salah satu ikon destinasi belanja dan kuliner, Dago sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menarik tarif parkir di luar batas kewajaran. Praktik premanisme berkedok jasa parkir ini tidak hanya merugikan kantong pengunjung, tetapi juga merusak citra pariwisata Jawa Barat di mata domestik maupun mancanegara. Langkah tegas berupa operasi tangkap tangan dan penertiban juru parkir liar kini terus digalakkan guna menjamin keamanan serta ketertiban umum di jalur protokol tersebut.

Munculnya fenomena Pungli Parkir Wisata di Dago biasanya memuncak pada akhir pekan atau hari libur nasional saat volume kendaraan meningkat drastis. Oknum tersebut sering kali mematok harga tetap yang fantastis tanpa disertai karcis resmi dari pemerintah daerah. Bagi para pelancong, paksaan membayar lebih ini menciptakan pengalaman buruk yang membuat mereka enggan untuk kembali berkunjung. Oleh karena itu, kehadiran personel kepolisian yang berpatroli secara rutin di titik-titik rawan sangat efektif untuk menekan ruang gerak para pelaku pungutan liar yang selama ini meresahkan masyarakat luas.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat lebih berani melaporkan jika menemukan indikasi Pungli Parkir Wisata melalui kanal pengaduan digital. Dengan adanya sinergi antara warga dan aparat, identifikasi terhadap kelompok yang mengkoordinir parkir ilegal menjadi lebih mudah dilakukan. Selain tindakan represif, sosialisasi mengenai tarif parkir resmi sesuai peraturan daerah terus diperluas agar wisatawan memahami hak-hak mereka sebagai konsumen jasa ruang publik. Dago harus tetap menjadi tempat yang ramah bagi siapa saja, di mana setiap rupiah yang dikeluarkan untuk parkir benar-benar masuk ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah yang sah.

Tantangan dalam menghapuskan Pungli Parkir Wisata adalah faktor ekonomi sosial masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari sektor informal. Namun, penegakan hukum tetap harus berjalan demi tegaknya keadilan dan kenyamanan bersama. Polisi bekerja sama dengan dinas perhubungan untuk membina juru parkir agar terdaftar secara resmi dan mengenakan atribut yang jelas. Dengan sistem yang teratur, gesekan antara petugas dan warga dapat diminimalisir, sementara keamanan kendaraan wisatawan tetap terjamin tanpa harus dibayangi ketakutan akan pemerasan oleh oknum-oknum preman berbaju tukang parkir.

Share this Post