Polisi Amankan Supporter Rusuh di Stadion Gelora BLA
Aparat kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) setempat mengamankan sejumlah supporter rusuh yang terlibat kericuhan di dalam dan luar Stadion Gelora BLA usai pertandingan sepak bola antara tim tuan rumah Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada hari Rabu malam, 14 Mei 2025. Tindakan tegas ini diambil pihak kepolisian untuk mencegah meluasnya aksi anarkis dan menjaga keamanan serta ketertiban umum di sekitar stadion dan Kota Bandung. Beberapa supporter rusuh yang diamankan diduga melakukan pelemparan, perusakan fasilitas stadion, dan terlibat perkelahian antar kelompok supporter rusuh.
Kapolsek setempat, Kompol Agus Supriatna, S.I.K., menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi potensi kericuhan usai pertandingan dengan menyiagakan personel keamanan gabungan di dalam dan luar stadion. Namun, beberapa oknum supporter rusuh tetap nekat melakukan tindakan anarkis. “Kami sangat menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sejumlah oknum supporter ini. Kami telah mengamankan beberapa pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dan akan memproses mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kompol Agus Supriatna saat memberikan keterangan pers di Mapolsek setempat pada Kamis pagi, 15 Mei 2025.
Kericuhan dilaporkan mulai terjadi sesaat setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan. Beberapa supporter rusuh dari kedua belah pihak terlibat saling ejek dan provokasi yang berujung pada aksi pelemparan botol dan benda-benda lainnya. Petugas keamanan yang sigap segera bertindak untuk melerai bentrokan dan mengamankan para pelaku yang teridentifikasi melakukan tindakan anarkis. Selain di dalam stadion, kericuhan juga sempat terjadi di beberapa titik di luar stadion saat para supporter membubarkan diri. Namun, berkat kesigapan aparat kepolisian, situasi berhasil dikendalikan dan para supporter rusuh yang terlibat berhasil diamankan.
Saat ini, para supporter rusuh yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek setempat untuk mengidentifikasi peran masing-masing dalam aksi kericuhan tersebut. Pihak kepolisian juga mengumpulkan barang bukti berupa rekaman video dan foto yang diambil selama pertandingan dan kericuhan terjadi. Kompol Agus Supriatna mengimbau kepada seluruh supporter sepak bola untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain, dan citra persepakbolaan Indonesia. Pihaknya juga menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi selama pertandingan sepak bola dan akan menindak tegas para pelaku kericuhan.
