Dari Kekerasan Kolektif ke Dialog: Peran Polisi dalam Mencegah Eskalasi Konflik Antar Kelompok Remaja
Tawuran dan kekerasan kolektif antar kelompok remaja, khususnya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), sering menjadi isu keamanan yang meresahkan masyarakat urban. Fenomena ini bukan hanya sekadar kenakalan, melainkan masalah sosial yang memerlukan intervensi terstruktur dan pendekatan humanis dari aparat penegak hukum. Peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam hal ini sangat krusial, berfokus pada upaya persuasif dan edukatif untuk Mencegah Eskalasi
